56
Peryataan Produsen Kinder Joy

Peryataan Produsen Kinder Joy

Hal itu setelah Food Standards Agency (FSA) mengeluarkan peringatan publik pada 2 April 2022, setelah ditemukan terkait wabah Salmonella. Mengikuti keputusan serupa, banyak negara Eropa lainnya, seperti Irlandia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Swedia, telah membuat keputusan serupa.

Keputusan penghentian peredaran produk Kinder Joy itu disampaikan dalam rilis Penjelasan BPOM RI tentang Penarikan Produk Cokelat Merek Kinder Asal Belgia di Inggris dan beberapa Negara Uni Eropa di laman resmi BPOM pada hari ini, Senin (11/4/2022).

“Sehubungan dengan diterbitkannya peringatan publik (Food Alert) oleh Food Standard Agency/FSA Inggris yang diikuti oleh sejumlah negara di Eropa, antara lain Irlandia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Swedia, terkait penarikan produk cokelat Merek Kinder Surprise, Badan POM RI memandang perlu menyampaikan penjelasan sebagai berikut,” demikian pernyataan berbunyi.

Ferrero selaku produsen cokelat itu telah menarik produk bermerek Kinder Surprise secara sukarela meski diklaim tidak terdeteksi bakteri Salmonella dalam produk mereka. Sebanyak 63 anak menjadi korban keracunan bakteri itu dengan gejala yang ditimbulkan adalah diare, demam, dan kram perut.

“Tidak sampai menyebabkan kematian,” imbuh keterangan itu.

Produk yang ditarik di Inggris adalah produk cokelat merek Kinder Surprise dalam kemasan tunggal 20 gram dan kemasan isi 3 dengan berat masing-masing 20 gram, dengan batas tanggal kedaluwarsa masing-masing produk sampai tanggal 7 Oktober 2022. Produsen kemudian menambah daftar produk mereka yang ditarik sebagai langkah kehati-hatian.

Daftarnya meliputi Kinder Surprise kemasan 100 gram, Kinder Mini Eggs kemasan 75 gram, Kinder Egg Hunt Kit kemasan 150 gram, dan Kinder Schokobons kemasan 200 gram dengan tanggal kedaluwarsa 20 April 2022–21 Agustus 2022. Seluruhnya diproduksi oleh Ferrero N.V/S.A di Belgia.

 

Pernyataan Perusahaan

SEE ALSO  Sri Sultan Angkat Suara Mengatasi Hukuman Bagi Klitih Di Jogja

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan, Ferrero menyatakan bekerja sama dengan Badan Standar Pangan Inggris Raya (FSA) dan Otoritas Keamanan Pangan Irlandia terkait kasus keracunan Salmonella yang mungkin terkait dengan produk mereka.

“Meski tidak ada satu pun produk Kinder yang diedarkan ke pasar terbukti positif mengandung Salmonella, dan kami juga tak menerima keluhan pelanggan, kami benar-benar menganggap hal ini serius mengingat layanan konsumen adalah prioritas utama kami,” demikian pernyataan perusahaan.

“Kami menganggap masalah keamanan pangan secara serius dan kami meminta maaf atas masalah ini,” imbuh mereka.

Sementara itu, pihak FSA menyatakan telah bekerja sama dengan otoritas keamanan pangan untuk mengidentifikasi penyebab pasti wabah Salmonella. Mereka juga menyakini bahwa produk lain yang diproduksi Kinder tidak terpengaruh kasus itu. Perwakilan FSA memperingatkan kemungkinan ada hubungan antara kasus keracunan Salmonella yang dilaporkan di seluruh Inggris dan produk tertentu yang diproduksi oleh Ferrero.

“Kami tahu bahwa produk ini populer di kalangan anak kecil, terutama menjelang Paskah. Jadi, kami akan meminta orangtua dan wali anak untuk memeriksa apakah ada produk tersebut di rumah mereka yang terpengaruh oleh penarikan ini,” kata Tina Potter, Kepala Insiden di FSA, dikutip dari BBC.