8
Cara Mengobati Kanker Mulut Secara Alami

Cara Mengobati Kanker Mulut Secara Alami

Gangguan mulut tidak hanya sakit maag dan sakit gigi saja, namun organ yang satu ini juga bisa mengalami penyakit berbahaya seperti kanker. Sel-sel abnormal ini dapat menyerang sel manapun di dalam tubuh, termasuk rongga mulut. Yuk pelajari lebih lanjut tentang penyakit ini di ulasan selanjutnya!

Kanker, juga dikenal sebagai kanker mulut atau kanker mulut, adalah kanker yang menyerang jaringan epitel mukosa di rongga mulut, termasuk bibir, gusi, dasar mulut, lidah, pipi, dan langit-langit mulut. Tentu saja, pada awalnya kanker tidak hanya tumbuh dengan cepat, tetapi didahului dengan munculnya rasa sakit di mulut yang tampak seperti sakit maag tetapi tidak sembuh-sembuh.

Kanker mulut jarang terdeteksi secara dini. Sebagian besar kasus penyakit ini biasanya ditemukan setelah metastasis ke kelenjar getah bening di leher.

Kanker dapat mengancam jiwa jika tidak segera didiagnosis dan diobati. Oleh karena itu, deteksi dini merupakan kunci penting untuk mencegah timbulnya kanker secara lebih serius.

Penyebab kanker mulut (lidah, gusi, bibir) adalah mutasi DNA intraseluler. DNA menyimpan sistem instruksional bagi sel untuk melakukan tugas-tugas seperti pembelahan, pertumbuhan, dan kematian dengan baik dan teratur.

Ketika mutasi terjadi, sistem perintah gagal dan fungsi sel tidak normal. Sel-sel yang seharusnya membelah dan mati saat dibutuhkan bertindak di luar kendali. Sel abnormal terus membelah, tumbuh, dan tidak pernah mati. Akibatnya, sel menumpuk dan mengarah pada pembentukan tumor ganas.

Kacang
Kacang merupakan sumber protein nabati yang terbaik dan mengandung kadar serat yang cukup baik. Peneliti di Colorado State University telah menemukan kemampuan antikanker yang terkandung dalam kacang. Kacang yang berwarna putih kemerahan memiliki efek anti kanker yang lebih besar dibandingkan yang berwarna kebiruan. Kacang yang lebih berwarna memiliki efek lebih ringan.

SEE ALSO  Known Your Emerald Cut Engagement Rings Precisely

Dalam sebuah penelitian lain, peneliti memantau kebiasaan makan 490.000 orang lebih dan membandingkannya dengan risiko kanker mulut, tenggorokan dan laring. Hasilnya, makanan yang sangat ampuh melindungi terhadap kanker adalah kacang-kacangan, wortel, dan tomat.

Brokoli dan sayuran sejenisnya
Brokoli dan sayuran sejenisnya seperti kol, kembang kol, kubis, dan kangkung mengandung senyawa yang ampuh melawan kanker. Senyawa tersebut adalah indole-3-karbinol (I3C) dan diindolylmethane (DIM). I3C dan DIM meningkatkan metabolisme estrogen agar menjadi lebih aman. Hormon estrogen diketahui dapat memicu kanker.

Tunas brokoli juga merupakan sumber sulforaphane, fitokimia yang telah terbukti dapat meningkatkan produksi enzim pelawan kanker. Dua senyawa lain pelawan kanker adalah lutein dan zeaxanthin yang juga ditemukan pada sayuran. Lutein terbukti dapat melawan kanker prostat dan kanker usus besar.

Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa allium yang dapat meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh yang dirancang untuk melawan kanker. Senyawa, ini disebut sultides dialyl dan mampu menghalangi karsinogen masuk ke dalam sel, sekaligus memperlambat perkembangan tumor. Orang yang rutin makan bawang putih mentah ataupun dimasak akan menurunkan setengah risiko kanker perut dan dua pertiga risiko kanker kolorektal, demikian menurut penelitian yang dimuat American Journal of Clinical Nutrition.

Dalam sebuah penelitian dari Cina, peneliti menemukan bukti bahwa senyawa berasal dari bawang putih yang disebut S-allylcysteine memiliki efek antikanker terhadap sel kanker prostat di laboratorium. Bawang putih merupakan ramuan serbaguna yang dapat mudah ditambahkan dalam makanan.