3
Cara Menghilangkan Jamur Di Kulit Secara Alami

Cara Menghilangkan Jamur Di Kulit Secara Alami

Jamur dapat menyebabkan infeksi kulit pada manusia dan dapat menyebabkan masalah seperti gatal-gatal, peradangan, dan kerusakan jaringan kulit. Kurap adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur.

Kurap disebabkan oleh kurap dan dapat menyebar dengan mudah dan cepat ke orang lain.

Kurap menyebabkan kemerahan, sisik, dan gurita pada kulit dan kuku, biasanya kulit kepala dan lengan, tetapi bisa juga muncul di bagian tubuh lainnya.

Dermatofit pada kaki dikenal sebagai tinea pedis atau daphnia pulex. Untuk kuku kaki yang juga dikenal sebagai kuku kaki yang tumbuh ke dalam, dokter umumnya menyarankan untuk mencabut kuku agar bisa dibersihkan secara optimal dan diganti dengan yang baru.

Daphnia pulex menyebabkan gejala pengelupasan, kemerahan, luka bakar, lecet, dan terkadang menyengat. Selangkangan, yaitu paha bagian dalam, bokong, dan alat kelamin, terinfeksi dengan gejala ruam, biasanya dengan gatal-gatal bulat berwarna merah. Biasanya dialami oleh orang yang berkeringat dan mengalami obesitas.

Menggaruk kulit yang terinfeksi jamur dapat menyebabkan luka dan goresan pada kulit, memungkinkan bakteri untuk menyerang lapisan kulit yang lebih dalam.

Jamur kulit ini berkembang biak di lingkungan yang lembab dan hangat seperti handuk basah yang kotor, sepatu, kaus kaki, kolam renang, dan ruang penyimpanan yang berventilasi buruk di mana jamur dapat dengan mudah menyebar ke kulit manusia.

beberapa tips untuk mengatasi rasa gatal akibat jamur kulit, sebagai berikut:

  • Kompres dingin ke bagian kulit yang terinfeksi beberapa hari sekali untuk meredakan gatal dan radang.
  • Memberikan krim anti-gatal atau salep yang dijual di apotek untuk meredakan gatal.
  • Meminum obat yang mengandung antihistamin yang diresepkan oleh dokter.

Selain cara-cara di atas, bahan-bahan alami untuk mengatasi jamur kulit juga dapat meringankan dan mengatasi jamur kulit,

SEE ALSO  Few Tips For Mother of The Bride Hairstyle

Kunyit
Kunyit mengandung anti-bakteri alami yang disebut curcumin. Campurkan bubuk kunyit dengan air atau minyak kelapa, oleskan ke kulit yang terinfeksi jamur, diamkan beberapa menit lalu bilas. Lakukan setiap kali diperlukan.

Cuka apel
Cuka apel membantu menghambat pertumbuhan jamur dengan menetralkan pH. Tuangkan cuka apel pada kapas dan oleskan pada bagian yang terinfeksi, tunggu hingga kering. Jika hendak bepergian atau area terinfeksi mudah berkeringat, bilas dengan air setelahnya. Lakukan 3 kali sehari.

Daun Neem atau Mimba
Rebus beberapa helai daun neem (jangan terlalu lama), remat-remat dan oleskan ke area terinfeksi yang sudah dibersihkan.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa, dikenal mampu melawan bakteri jamur. Oleskan minyak kelapa ke area yang terinfeksi sesering mungkin, gunakan sebagai mosturizer.

Minyak oregano
Kandungan thymol dan carvacrol pada minyak oregano membantu melawan bakteri jamur. aplikasikan minyak oregano ke area yang terinfeksi, ulang beberapa hari sekali.

Bawang
Bawang merupakan bahan yang umum digunakan untuk pengobatan jamur. Tidak dianjurkan mengaplikasikan bawang langsung ke jamur, karena akan membuat kulit terasa panas. Campurkan bawang halus dengan minyak zaitun atau minyak kelapa, oleskan ke bagian terinfkesi secara tipis dan merata. Tunggu sekitar 2 jam lalu bilas. Ulang dua hari sekali.

Minyak tea tree
Minyak tea tree dikenal sebagai anti-bakteri dan mengatasi infeksi pada kulit. Buat campuran minyak tea-tree dengan minyak kelapa. Oleskan ke bagian kulit yang terinfeksi 3 kali sehari.