80
Mo Salah Diserbu Senter Hijau Saat Laga Senegal Vs Mesir

Mo Salah Diserbu Senter Hijau Saat Laga Senegal Vs Mesir

Peristiwa tidak menyenangkan dirasakan penyerang Mesir serta Liverpool, Mohamed Salah, dalam pertarungan leg kedua sesi ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022. Serta bisa jadi, kejadian ini merupakan pemicu dirinya gagal melaksanakan penalti.

Mo Salah dipanggil buat membela Timnas Mesir dalam 2 peperangan kualifikasi Piala Bumi 2022 ini alam CAF ini. The Pharaohs dipertemukan dengan negeri yang menaklukkan mereka pada peperangan ifinal African Cup of Nations, Senegal.

Pada pertemuan awal, Mesir sukses pergi selaku juara dengan angka pipih 1- 0 berkah berhasil bunuh diri Saliou Ciss. Kegagalan itu dibalas Senegal di leg kedua, pula melalui berhasil bunuh diri yang terbuat Hamdi Fathi.

Kelebihan 1- 0 Senegal bertahan hingga menit ke- 90. Mengenang kedua regu serupa kokoh, bagus dari bidang hasil akumulasi angka sampai berhasil tandang, perlombaan juga wajib dilanjukan ke sesi perpanjangan durasi.

Terganggu Senter
Kedua negara gagal mencetak gol di 2×30 menit, sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti. Perlu diketahui bahwa pada duel di laga final Africa Cup of Nations, Mesir kalah dari Senegal dalam drama adu penalti.

Mohamed Salah ditugaskan sebagai penendang kelima, dan tidak mendapatkan giliran sama sekali kala itu karena Mesir berakhir di penendang keempat. Tak mau mengulangi hal serupa, Mo Salah pun dipercaya sebagai penendang pertama.

Ia gagal melaksanakan tugasnya. Bisa jadi penyebabnya adalah gangguan dari penggemar Senegal yang menggunakan senter hijau untuk menghalangi pandangan sang bintang. Dan datangnya tidak hanya dari satu orang, tapi banyak.

Pada akhirnya Mesir kalah dengan skor 1-3 dalam drama adu penalti tersebut. Mereka pun dipastikan tidak bisa ikut serta dalam ajang Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar pada akhir bulan November nanti.

SEE ALSO  Peran Matip Atas Kemenangan Liverpool Dikandang Southampton

Perlakuan Tidak Menyenangkan Lainnya
Perlakuan tidak menyenangkan dari fans Senegal terhadap Mo Salah tak berhenti sampai di situ saja. Mereka juga melakukan serangan lemparan botol kepada sang pemain setelah duel berakhir.

Lemparan botol tersebut cukup berbahaya, dan tidak hanya dilakukan oleh satu orang saja. Alhasil, pemain berusia 29 tahun tersebut harus meninggalkan lapangan dengan perlindungan.

Perihal senter hijau, sejumlah warganet di media sosial Twitter menganggapnya sebagai hal lumrah. Mereka menggarisbawahi bahwa pendukung Mesir juga pernah melakukan hal serupa di berbagai kesempatan. Berikut beberapa reaksi warganet.